Sejak pendidikan SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi selalu ada mata pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi ruang publik kita masih saja bermasalah dengan bahasa nasional ini. Kata dan ungkapan makian kian marak terutama di dunia digital. Bahasa Indonesia juga tergerus dengan masifnya bahasa prokem atau bahasa gaul yang tumbuh subur menyasar anak-anak gen Z dan gen Alfa.
Hal itu terungkap dalam forum SUMBU TENGAH Edisi 3 yang digelar di Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda pada Senin (28/7/2025).
